MINILOKAKARYA BULAN FEBRUARI TAHUN 2023

Create by : Admint Puspo

PJ. UKM Menyampaikan Renstra Kegiatan di Tahun 2023

Minilokakarya di Awal Tahun, Kamis 02 Februari 2023, Dalam kegiatan Minilokakarya kali ini dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Poncol, Ka.TU, Manajemen Puskesmas diikuti Oleh PJ dari tiap Pokja & PJ. Program, Baik dari PJ. UKM PJ. UKP, PJ. Adment, pada Kesempatan kali ini mengevaluasi hasil dari Penilaian kinerja Puskesmas (PKP) menyusun Rencana Usulan Kegiatan Program & Wilayah, selain itu juga dalam Minilokakarya ini menjadi wadah evaluasi keseluruhan kegiatan program dan berjalannya fungsi Puskemas. Evaluasi capaian program dalam 1 tahun untuk memunculkan kreatifitas dan inovasi Puskesmas untuk menjadi lebih baik dari waktu-waktu sebelumnya.
Capaian program diharapkan menjadi acuan untuk 1 tahun berikutnya, mulai program UKM Esensial, UKM pengembangan, UKP, Semangat berproses untuk Re Akreditasi Tahun 2023 PuspošŸ«¶šŸ’Ŗ

“Salam Sehat untuk Semuanya” šŸ’«šŸ˜‰
https://www.instagram.com/p/CoJSQ9wPuoc/?igshid=MDJmNzVkMjY=

PEMBINAAN KELOMPOK ASMAN MELALUI PEMANFAATAN TOGA DAN KETRAMPILAN (AKUPRESUR) PUSPO

Create by : PJ. HATRA

Pembinaan Kelompok Asuhan Mandiri Pemanfaatan TOGA & Akupresur Desa Janggan Kec. Poncol

Sahabat Puspo, šŸ“¢
Perlu diketahui Dalam rangka mewujudkan Salah satu strategi pembangunan kesehatan adalah mendorong masyarakat untuk memelihara kesehatannya dan mengatasi masalah kesehatan ringan secara mandiri melalui asuhan mandiri. Merupakan upaya masyarakat untuk memelihara kesehatannya dan mengatasi masalah kesehatan ringan secara mandiri  dengan memanfaatkan TOGA (taman obat keluarga) dan ketrampilan (akupresur).

Dalam Permenkes Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pengembangan Kesehatan Tradisional Melalui Asuhan Mandiri Pemanfaatan TOGA dan Keterampilan menyatakan bahwa pelaksanaan asuhan mandiri di masyarakat perlu dilakukan pembinaan secara berjenjang dan berkesinambungan. Pembinaan asuhan mandiri kesehatan tradisional melalui pemanfaatan taman obat keluarga.

Melalui Kegiatan “GERBANG MAS” Poncol (Gerakan Bangun Masyarakat Sehat) PJ. Program Hatra bersama tim Puskesmas Poncol melaksanakan Kegiatan Safari Keliling di tiap Desa untuk Melaksanakan Edukasi Penyuluhan tentang Pemanfaatan TOGA ini, dengan tujuan agar masyarakat dapat termotivasi, teredukasi untuk memiliki dan memanfaatkan TOGA dan akupresur untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan bagi diri sendiri maupun keluarganya sehingga diperoleh keluarga sehat secara mandiri.

“Salam Sehat untuk Semuanya”
šŸ˜‰šŸ˜„
https://www.instagram.com/p/Cn1rah3vBwy/?igshid=MDJmNzVkMjY=

PEMBINAAN TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN (TPM) DI WILAYAH KERJA PUSPO

Create by : PJ. Program Kesling

Petugas Sanitarian Puskesmas Bersama Promkes & PJ. Desa Memberikan Penyuluhan kepada Pengelola Tempat Pengelolaan Makan (TPM)

Giat Hari ini Rabu 18 Januari 2023, Pelaksanaan Pembinaan Tempat Pengelolaan Makanan Program Kesehatan Lingkungan.

Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) terdiri dari rumah makan / restoran, jasa boga / catering, penjaja makanan, depot air minum dan kantin. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 1096/MENKES/PER/VI/2011 tentang Hygiene Sanitasi Jasa Boga, maka perlu dilakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Tempat Pengelolaan Makanan tersebut.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka dalam rangka upaya preventif dan untuk meningkatkan derajat kesehatan melalui Program Penyehatan Lingkungan bersama Petugas Promkes & PJ Desa di salah satu Desa di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Poncol melakukan pembinaan dan pengawasan Tempat Pengelolaan Makanan Menggunakan Form Inspeksi Kesling (IKL) untuk menjaga keamanan makanan yang beredar di masyarakat.

Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengarahan dan pembinaan kepada para pemilik / pedagang makanan / minuman agar tetap menjaga keamanan dan kesehatan pangan, demi meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.

@puskesmas.poncol
@dinkes_magetan
@direktoratkesling

“Salam Sehat untuk Semuanya” šŸ˜‰šŸ’«
https://www.instagram.com/p/CnjIbaTPfUU/?igshid=MDJmNzVkMjY=

CEGAH STUNTING DENGAN MENJAGA KEBERSIHAN GIGI & RONGGA MULUT PADA ANAK

Create by: drg. Dyah Ayu. M

HUBUNGAN STUNTING DENGAN KESEHATAN RONGGA MULUT
OLEH: drg.DYAH AYU MUSTIKANINGSIH (Dokter Gigi Pusk. Poncol Magetan)
Perkenalkan saya drg. Dyah yang sehari – hari bertugas di puskesmas Poncol. Saya tergertak hati saya menulis materi ini karena di wilayah kerja saya cukup banyak ditemukan kasus stunting, dan setelah saya amati salah satu penyebabnya adalah keadaan rongga mulut anak yang tidak sehat. Karena ternyata sebagian orang tua anak yang saya temui dan wawancara tidak memperhatikan kondisi rongga mulut anaknya yang bisa berpengaruh kepada tumbuh kembang anak,
Stunting adalah kata yang saat ini menjadi familiar dan banyak dibicarakan di masyarakat maupun media elektronik.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masalah stunting di Indonesia tergolong kronis, karena prevalensinya lebih dari 20% (seperlima dari jumlah keseluruhan balita). Indonesia merupakan negara dengan beban anak stunting peringkat 5 dunia.
Stunting adalah masalah kurang gizi atau malnutrisi kronis yang secara klinis ditandai dengan tubuh pendek di bawah rata – rata tinggi normal anak seusianya berdasarkan usia dan jenis kelamin. Stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis sejak 1000 hari pertama kehidupan waktu berada di kandungan dan baru terlihat saat anak berusia sekitar 2 tahun.
Stunting dapat berhubungan erat dan saling berhubungan timbalbalik dengan kesehatan gigi dan mulut.Keadaan malnutrisi yang berlangsung lama atau kronis dapat menyebabkan:1)Gangguan tumbung kembang;2)Gangguan perkembangan kognitif motoriknya;3);Tergangunya aspek emosional;4)Anak lebih rentan terhadap penyakit infeksi; 5)Peningkatan morbiditas dan mortalitas; 6)Kesehatan rongga mulut
Stunting bisa terjadi karena keadaan rongga mulut si anak / balita yang banyak ditemukan karies gigi pada rongga mulutnya sehingga anak tidak nafsu makan yang akhirnya akan mempengaruhi gizi dan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh,biladibiarkan dalam waktu lama makan anak akan berisiko terkena stunting.
Mungkin gigi berlubang ini adalah hal yang dianggap sepele oleh kebanyakan orang tua. Untuk itu orang tua sebaiknya memperhatikan kesehatan rongga mulut si anaknya.
Karies gigi atau gigi berlubangmerupakan masalah kesehatan yang bersifat global dan banyak di temukan di sebagian besar wilayah negara – negara di dunia. Gigi berlubang merupakan penyakit gigi dan mulut yang paling banyak ditemukan pada anak – anak. Prevalensi gigi berlubang diketahui 7 kali lebih tinggi dibanding rhinitis alergika atau 5 kali lebih tinggi dibanding asma.
Gigi berlubang yang dibarkan dalam waktu yang lama maka akan terjadi gangguan tumbuh kembang anak, sehingga anak menjadi malnutrisi yang dapat mengganggu psikomotorik anak sehingga mengakibatkan anak kesulitan menyikat gigi.
Malnutrisi pada masa kehmilan,juga berhubungan dengan terjadinya gigi berlubang. Kekurangan vit. A , vit. D, unsur makro dan mikronutrien juga akan mempengaruhi integritas gigi sulung anaknya di kemudian hari.
Selain gigi berlubang hal yang banyak ditemukan pada anak adalah keradangan pada bibir anak atau istilah awam adalah sariawan.Hal tersebut juga harus di perhatikan karena anak atau balita fase umur 12 bulan merupakan fase oral, sehingga kebersihan di sekitar anak contohnya mainan anak –anak harus dijaga kebersihannya. Karena dengan adanya radang pada rongga mulut anak dalam waktu lama bisa mengakibatkan malnutrisi anak atau stunting.
Untuk itu saya menyampaikan tentang pentingnya menjaga asupan nutrisi bagi ibu hamil serta meningkatkan kesehatan gigi dan mulut pada anak. Menjaga kesehatan gigi dan mulut anak dapat dilakukan dengan menjaga pola makan yang sehat serta memelihara kebersihan gigi dan mulut sejak dini dengan baik dan benar.

“Untuk Generasi Indonesia šŸ‡®šŸ‡© yang Lebih Sehat” šŸ˜‰šŸ’«

KESEHATAN KERJA & OLAHRAGA (KESJAOR) PUSPO

PJ. Prog. Kesjaor

Sehat Bersama, Senam Bersama

Sahabat Puspo, Hari ini tanggal 6 Januari 2023 Giat Rutin Setiap Hari Jum’at šŸƒā€ā™‚ļø Senam Olahraga Bersama Karyawan/ Karyawati Puspo, menjaga Kondisi Badan agar tetap Fit & Sehat. Seperti kata Pepatah “Mens sana in corpore sano” (Didalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat) di dalam tubuh yang kuat dipercaya bahwa di dalamnya terdapat jiwa-jiwa yang sehat, berpikiran jernih, serta memiliki fisik dan mental yang kuat. dengan keadaan jasmani dan rohani Pegawai yang sehat, maka dipastikan Seluruh Pegawai akan memiliki ketangguhan dalam bekerja melayani masyarakat dan mengabdi kepada Bangsa dan Negara.šŸ«¶šŸ‡®šŸ‡©

“Salam Sehat untuk Semuanya” šŸ˜‰šŸ’«
https://www.instagram.com/p/CnDf5jNvRT2/?igshid=MDJmNzVkMjY=

GIAT PEMBINAAN KADER POSYANDU PUSPO DI PENGHUJUNG TAHUN 2022

Aulia Budi Aji S.Farm apt

Giat Hari ini di Hari Jum’at 30 Desember 2022 PJ UKBM & PJ PROMKES melaksanakan kegiatan upaya kesehatan masyarakat (UKM) di wilayah kerja UPT Puskesmas Poncol, salah satunya Pembinaan Kader Posyandu yang bertempat di Ruangan Pertemuan Pinus Husada I Puskesmas Poncol. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Bapak Aulia Budi Aji, s.Farm apt, tentang Hypertensi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman para kader posyandu. Diharapkan dengan adanya refreshing kader posyandu ini maka para kader posyandu dapat memahami peran dan fungsinya sebagai kader di Posyandu, Semangat Ibu2 Kadet Syanteek 🫶

“Salam Sehat Untuk Semuanya” šŸ’«šŸ«¶
https://www.instagram.com/p/Cmxkxw2PCc_/?igshid=MDJmNzVkMjY=

PEKAN IBU HAMIL SEHAT PUSPO, DUKUNG IBU HAMIL LEBIH SEHAT & BAHAGIA

Create by : PJ. KIA

Hai Sahabat Puspo saat ini kita Sedang berjuang untuk Menggalakkan berbagai upaya pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting. Upaya upaya ini tentunya menjadi Tanggung Jawab kita semua, agar generasi yang lahir Sehat dan Hebat dapat terlahir dari ibu yang Sehat dan Bahagia,

Dukung Ibu Hamil Lebih Sehat & Bahagia

Mengangkat tema Gerakan Ibu Hamil Sehat ā€œBersama Dukung Ibu Hamil Lebih Sehat dan Bahagiaā€ 22 Desember 2022, Indonesia memperingati Hari Ibu. Peringatan Hari Ibu di Indonesia bukanlah perayaan Mother’s Day seperti di negara lain. Sejarah mencatat dicetuskannya Hari Ibu di Indonesia merupakan tonggak perjuangan perempuan untuk terlibat dalam upaya merebut kemerdekaan dan pergerakan perempuan Indonesia dari masa ke masa sebagai sumber daya potensial dalam pembangunan dan berbagai lini kehidupan lainnya. mari Bersama sama Puskesmas Poncol ambil bagian dan Laksanakan peran kita dalam berbagai upaya yang dilakukan agar tujuan mulia kita dapat tercapai, torehkan hal baik sekecil apapun saat ini, untuk hal besar yang akan lahir di hari kelak nanti

“Untuk Generasi Indonesia šŸ‡®šŸ‡© yang Lebih Sehat” šŸ’«šŸ˜‰

PELATIHAN KADER POSYANDU DI DESA GENILANGIT

Create by : Tim Konten Puspo

Pemateri sedang memberikan Contoh Pengukuran Tinggi Badan bagi Balita

Giat Hari ini Selasa 13 Desember 2022, Sahabat PuspošŸ˜‰ Pelaksanaan Pelatihan Kader Posyandu di Desa Genilangit Kec.Poncol kali ini akan dilaksanakan selama 2 Hari Kedepan, dengan materi yang akan di bawakan oleh PJ.Program Promkes, PJ. Gizi & PJ. Desa, adapun materi yang akan di sampaikan meliputi : posyandu terdapat 5 (lima) meja yaitu : 1) pendaftaran, 2) pengukuran tinggi badan dan berat badan, 3) pencatatan, 4) penyuluhan gizi, dan 5) pelayanan kesehatan. Tugas meja ke-2 dan ke-3 ini penting dalam menentukan bagaimana status gizi bayi balita terutama status tinggi badan menurut umur untuk mendeteksi kejadianĀ stunting. Peran posyandu sangat penting dalam deteksi dini tumbuh kembang anak. Posyandu dapat menjadi wahana pertama dan utama untuk meningkatkan edukasi pencegahan stunting. Posyandu merupakan pilar utama dan garis pertahanan terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

Kader posyandu ini ke depanya sebagai penggerak posyandu selain bertugas pada pengelolaan lima meja posyandu, juga mengingatkan masyarakat jadwal posyandu, menghimbau ibu hamil dan orang tua balita agar datang ke posyandu untuk memantau status gizi dan kesehatan. Jika ditemukan balita yang mengalami masalah gizi termasuk stunting, kader akan melaporkan kepada bidan desa dan merujuk kepada puskesmas agar mendapatkan penanganan. Kader juga yang menyalurkan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dari desa ataupun puskesmas kepada balita gizi kurang ataupunĀ stunting. StuntingĀ dapat dicegah dengan memenuhi asupan gizi seimbang ibu sejak masa pra konsepsi (pembuahan) hingga masa 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) yaitu bayi usia 2 tahun.Ā 

“Untuk Generasi IndonesiašŸ‡®šŸ‡©yang Lebih Sehat” šŸ’«šŸ˜‰
https://www.instagram.com/p/CmF5hbdv9K-/?igshid=ZTA1ZTQyMGU=